Koperasi sebagai pelaku usaha harus dipersiapkan dalam menghadapi persaingan di pasar ASEAN.

Persaingan bisnis Koperasi yang semakin ketat karena dihadapkan kepada kerjasama ASEAN Economy Community (AEC) tahun 2015 untuk mewujudkan integrasi ekonomi yang lebih nyata dan meaningful. Diharapkan ASEAN akan menjadi pasar tunggal dan berbasis produksi tunggal dimana terjadi arus barang, jasa, investasi, dan tenaga terampil yang bebas, serta arus modal yang lebih bebas diantara Negara ASEAN. Koperasi sebagai pelaku usaha harus dipersiapkan dalam menghadapi persaingan di pasar ASEAN tersebut, agar memiliki integritas yang tinggi untuk menghasilkan produk yang berkualitas, tentunya harus diawali dengan pengelolaan manjemen yang baik dan didukung ketersediaan data dan informasi yang akurat, karena nilai data dan informasi menjadi tolok ukur dalam pengambilan keputusan dan penilaian keberhasilan pengelolaan usahanya. Koperasi merupakan kelompok usaha yang dimiliki oleh anggota dan pengambil keputusan oleh anggota melalui rapat anggota, tentunya harus dikelola secara transfaransi agar tidak terjadi manajemen konflik akibat informasi yang dimiliki sebagian anggota tidak akurat. Untuk itu, Kementerian Koperasi dan UKM c.q. Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha memandang perlu menyusun Pengembangan Aplikasi Manajemen Usaha Koperasi berbasis komputerisasi (E-Koperasi). Aplikasi Manajemen Usaha Koperasi berbasis komputerisasi (E-Koperasi) merupakan modernisasi manajemen usaha yang terintegrasi dan manfaatnya dapat digunakan untuk komputasi, penyimpanan, penyajian, dan distribusi data/informasi yang beroperasi secara otomatis, tanpa membutuhkan waktu yang lama serta sistem control dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha

Drs. Braman Setyo, M.Si.