Target 25% UMKM Mengakses Pembiayaan Formal

Berita dan Informasi

Satu Langkah Lagi, Koperasi Penyalur KUR Bertambah

26 Oktober 2018 19:03:18
|
Rifki Danang Setiaji S.Kom

Ipotnews - Jumlah koperasi yang dapat menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR), dipastikan bakal bertambah satu lagi dalam waktu dekat. Sebelumnya kopersi yang dinyatakan pemerintah layak menyalurkan KUR adalah Kospin Jasa (Pekalongan) dan Kopdit Obor Mas (NTT). Saat ini yang sudah masuk tahap finalisasi penyalur KUR dari unsur Koperasi adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Guna Prima Dana, Bali.
Asisten Deputi Simpan Pinjam Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Ahmad Husein, mengatakan proses penetapan koperasi untuk menjadi penyalur KUR cukup panjang. Sebab koperasi yang bisa menjadi penyalur KUR harus memenuhi segala persyaratan dari pemerintah khususnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pihaknya juga telah melakukan serangkaian evaluasi terhadap kelayakan KSP tersebut dan pada akhirnya dinyatakan lolos. Untuk pengajuan KSP Guna Prima Dana sebagai penyalur KUR saat ini tinggal menunggu keputusan OJK.
"Setelah lolos evaluasi, lalu kita tetapkan sebagai calon penyalur KUR. Dengan ketetapan tersebut, koperasi yang bersangkutan harus melapor ke OJK. Dimana sistem IT koperasi harus sinkron dengan format IT atau SIKP (sistem informasi Kredit Program) yang ada di OJK", papar Husein dalam keterangannya, Jumat (26/10).
Husein menambahkan, bahwa pihaknya telah memastikan bahwa KSP tersebut sehat dan berkualitas. Hal ini menjadi syarat mutlak bagi koperasi apabila ingin menjadi penyalur KUR. "Sebelumnya, kita sudah harus menelisik rasio-rasio usaha koperasi tersebut. Baik dari sisi Loan Deposit Ratio (LDR), rasio permodalan, Non Performing Loan (NPL), dan sebagainya," pungkas Husein.
Sementara itu, Manajer KSP Guna Prima Dana, I Wayan Suyatna, pihaknya bersyuKUR atas sinyal yang diberikan pemerintah kepada KSP Guna Prima Dana yang hampir dapat dipastikan lolos verifikasi sebagai penyalur KUR. Diakuinya untuk mencapai titik tersebut cukup rumit dan ketat. Kini, pihaknya tengah menyesuaikan system IT yang dimiliki KSP Guna Prima Dana agar sesuai dengan format dari OJK.
"Kita sudah menjalankan proses cukup panjang dan ketat. Saat ini, permohonan kami sudah berada di tangan OJK dalam tahap mensinkronkan IT KSP Guna Prima Dana dengan SIKP di OJK," ungkap Suyatna.
KSP Guna Prima Dana yang lahir pada 27 September 2001 sudah memiliki anggota sebanyak 428 ribu dengan total aset sebesar Rp116 miliar. Mayoritas anggota KSP Guna Prima Dana merupakan pelaku usaha mikro dan kecil di sektor pariwisata di wilayah Kabupaten Badung. Diantaranya, bergerak di sektor usaha homestay, kerajinan, laundry, rent car, dan sebagainya.
Selama ini, Suyatna mengakui, pihaknya menyalurkan kredit kepada anggota dengan menetapkan bunga sebesar 18 persen per tahun. Apabila nanti sudah dinyatakan lolos verifikasi dan menjadi penyalur KUR ketiga, KSP Guna Prima Dana akan mengajukan untuk dapat menyalurkan KURtahap pertama sebesar Rp 10 miliar.
"Saya berharap, akhir tahun ini, KSP Guna Prima Dana sebagai koperasi penyalur bisa segera dilaunching. Karena, saya yakin bahwa bisa diserap oleh seluruh anggota koperasi," imbuhnya.

Sumber : https://www.indopremier.com/ipotnews/newsDetail.php?jdl=Satu_Langkah_Lagi__Koperasi_Penyalur_KUR_Bertambah&news_id=97203&group_news=IPOTNEWS&taging_subtype=LEMBAGAKEUANGANLAINNYA&name=&search=y&q=KUR