Target 25% UMKM Mengakses Pembiayaan Formal

Berita dan Informasi

Indonetwork dan Pos Indonesia Dorong UMKM untuk Go Online

18 April 2016 10:17:51
|
Operator

Liputan6.com, Jakarta - Indonetwork yang dikenal sebagai e-Commerce market place lokal, aktif berpartisipasi dalam pemberdayaan para pengusaha usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Bekerja sama dengan Dinas Koperasi & UMKM Karawang dan PT Pos Indonesia, Indonetwork menggelar acara BIMTEK (Bimbingan Teknologi) di kabupaten Karawang.

“Di acara ini kami fokus memberikan edukasi bisnis melalui internet kepada para pengusaha UMKM, mencakup pengenalan mengenai internet dan implikasinya dalam berbisnis. Juga mengajarkan bagaimana mengembangkan bisnis secara online," kata Ryn Hermawan, Co Founder Indonetwork melalui keterangan resminya, Selasa (29/3/2016).

Pihaknya berharap, pebisnis maupun pengusaha UMKM Karawang dapat menggunakan dan mendapatkan manfaat maksimal dari teknologi internet dan tumbuh bersama Indonetwork.

Saat ini, Indonetwork telah memiliki satu juta member yang tergabung dalam komunitas. Indonetwork mengklaim telah diakses jutaan visitor domestik maupun internasional.

“Dengan lebih dari 150 ribu visitor setiap hari atau lebih dari 4,5 juta visitor per bulannya ke website kami, potensi bisnis yang dapat direalisasikan setiap member sangat besar," ujar Wisnu Purnama Aji selaku Head of Business Intelligence, Development and Strategy Indonetwork.

 

Melihat geliat industri e-Commerce di Indonesia yang terus berkembang pesat, diprediksikan pada akhir 2016, total nilai transaksi industri e-Commerce Indonesia mencapai Rp 283 triliun, yang mana sebagian besarnya disumbangkan segmen B2B.

"Kami menargetkan pengunjung tumbuh hingga lebih dari 10 juta visitor per bulannya pada akhir 2016. Dengan menawarkan fitur yang tepat dengan inisiatif tepat, kami optimis target kami akan tercapai," pungkas Wisnu.

 

Sementara itu, PT Pos Indonesia siap membantu UMKM maju dan berkembang di pasar domestik dan global. Andi Rosa, Kepala Kantor Pos Karawang dari PT Pos Indonesia memandang, UMKM sebagai bagian dari pelanggan potensial.

Untuk itu pihaknya akan melakukan bimbingan sesuai kebutuhan, baik dari sisi packaging yang sesuai standar, knowledge mengenai barang yang dilarang pengirimannya melalui pos, atau barang yang memerlukan persyaratan khusus agar bisa dikirimkan melalui pos.